Karbon dioksida sebagai bahan bakar?



Bahan bakar yang banyak digunakan oleh manusia adalah bahan bakar dari minyak bumi. Namun seiring berjalannya waktu, ketersediaannya menipis serta dampak hasil pembakarannya yang mencemari udara yang dapat mengakibatkan global warming. Inillah masalah yang harus dihadapi manusia saat ini yaitu kekurangan bahan bakar dan ancaman global warming. Salah satu hasil pembakaran bahan bakar minyak yang berbahaya adalah karbon dioksida. Dari sinilah banyak ilmuwan yang melakukan penelitian dan berusaha untuk menggunakan karbon dioksida sebagai bahan bakar yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan dapat menjadi alternatif sumber bahan bakar. Mungkinkah hal ini terjadi?

Sekilas tentang Yoghurt



Tahukan anda, selain rasanya yang enak yoghurt sangat bermanfaat. Dengan kandungan yang dimiliki, yoghurt sangat membantu menjaga kesehatan tubuh. Bila di nilai dari kandungan gizinya, yoghurt tidaklah kalah dengan  susu pada umumnya. Hal ini karena bahan dasar yoghurt adalah susu yang diproses melalui proses fermentasi dengan penambahan kultur organisme yang baik, salah satunya yaitu bakteri asam laktat. Melalui perubahan kimiawi yang terjadi selama proses fermentasi dihasilkan suatu produk yang mempunyai tekstur, flovour dan rasa yang khas. Selain itu juga yoghurt mengandung nilai nutirisi yang lebih baik dibandingkan susu segar. Secara tradisional, pembuatan yoghurt menggunakan kultur starter campuran lactobacilus bulgaricus dan Streptococucus thermophilus.

Nanoteknologi



Pada era modern ini, terjadi perkembangan teknologi besar-besaran disegala sektor. Mulai dari skala besar hingga skala yang terkecil mengalami perluasan dan perkembangan. Dunia saat ini sedang mengarah pada revolusi nanoteknologi di mana dalam periode 2010 sampai 2020 akan tejadi percepatan luar biasa dalam penerapan nanoteknologi di dunia industri. Negara-negara maju di dunia saat ini tengah giat-giatnya mengembangkan teknologi terbaru ini. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat, Jepang, Australia, Kanada dan negara-negara Eropa, serta beberapa negara Asia, seperti Singapura, Cina, dan Korea. Mereka bersaing dan berlomba-lomba melakukan penelitian tentang nanoteknologi yang tentunya tidak membutuhkan dana yang sedikit. 

Study banding HIMAKI 2014 part 2




Yeee.... author datang lagi membawa postingan lanjutan agenda study banding di Surabaya. Pasti pada gak sabar ya... #padahalbiasaaja
Oke lanjut ya.... Setelah kunjungan di Universitas Airlangga, kunjungan yang selanjutnya yaitu ke ITS atau Institut Teknologi Surabaya. Sesampainya disana karena sudah waktunya sholat dzuhur, maka semuanya sholat dzuhur terlebih dahulu di masjid ITS. Masjidnya sangat besar dan bagus. Setelah selesai semuanya langsung menuju tempat acara, sayangnya gedung kimianya lagi ada renovasi jadi tempat acaranya di gedung fisika. Karena semuanya pada lapar dan memang waktunya makan, maka acara yang pertama yaitu makan siang bersama. Hehehe makan mulu ya... acara disini juga tak kalah menyenangkan dan orang-orangnya juga baik-baik. Himpunan disana namanya HIMKA yaitu himpunan mahasiswa kimia. Dimulai dari presentasi ketua HIMKA tentang kabinet ranger dan program kerja yang mereka miliki. Kabinet ranger adalah nama khusus yang mereka buat yang memiliki arti mendalam yaitu kuat, tangguh, disiplin dan kompak. Lucu ya.... #hahaha

Study banding HIMAKI 2014 part 1




Pada tanggal 16 november 2014 yang lalu, HIMAKI melakukan study banding ke kota Surabaya. Tujuannya yaitu ke Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Surabaya atau ITS. Peserta kegiatan ini selain dari pengurus HIMAKI itu sendiri, staff magang juga turut berpartisipasi. Perjalanan dari jember dimulai pada pukul setengah satu dini hari dengan menggunakan bus. Setelah menunggu beberapa saat hingga bus tiba, semua peserta memasuki dan duduk ditempat masing-masing dalam bus. Pada menit-menit pertama didalam bus, peserta masih bersemangat berkaraoke ria bersama. Tapi lama kelamaan berhubung sudah tengah malam situasi berubah menjadi sunyi, maka sisa perjalanan kesurabayanya diisi dengan tidur.... ZzzzzZttttt...... -_-

SEKILAS TENTANG BIOSENSOR



Secara umum sensor dibedakan menjadi dua jenis yaitu sensor fisika dan sensor kimia. Sensor fisika lebih kepada kemampuannya untuk mendeteksi kondisi besaran fisika seperti tekanan, gaya, tinggi permukaan air laut, kecepatan angin, dan sebagainya. Sedangkan sensor kimia merupakan alat yang mampu mendeteksi fenomena kimia seperti komposisi gas, kadar keasaman, susunan zat suatu bahan makanan, dan sebagainya. Biosensor termasuk ke dalam sensor kimia.

Seminar Nasional 2014




Sekitar satu bulan yang lalu bertepatan dengan tanggal 12 Oktober 2014, HIMAKI punya hajat besar yaitu Seminar Nasional dengan tema Inovasi Energi Terbarukan dengan SumberDaya Lokal Indonesia. Ini proker punyanya bidang LKTI lho…. Dan yang paling beda dengan proker – proker lainnya yaitu tempatnya, untuk pertama kalinya kita menyelenggarakan seminar di Gedung rektorat Universitas Jember.

Popular Posts

buku Ir. Neran M.Kes