Olimpiade Kimia Indonesia 2013
Buruan ikuti Olimpiade Kimia Indonesia 2013 untuk siswa SMA/MA/SMK/sederajat tingkat regional Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan. Dapatkan hadiahnya jutaan rupiah.
03.08 | | 2 Comments
KIMIA DI MATA INSINYUR PERTANIAN
Begitulah judul kuliah umum yang diberikan oleh Bapak Ir. Neran M. Kes. Kuliah umum yang sekaligus termasuk dalam serangkaian acara lepas pisah dengan Bapak Neran karena sudah purna tugas ini dihadiri banyak undangan dan mahasiswa. Meskipun acara dilaksanakan saat bulan puasa, tidak mengurangi antusiasme undangan yang hadir. Dibuka dengan sambutan dari ketua jurusan, suasana haru nampak terasa. Kata sambutan yang disampaikan oleh Bapak A. Sjaifullah M.Sc P.hD membuat beberapa hadirin yang hadir ikut meneteskan air mata. Kesan yang mendalam mengenai sosok Pak Neran, membuat perasaan kehilangan karena masa tugas Pak Neran di jurusan Kimia sudah berakhir menjadi semakin terasa. Begitu juga ketika diputarkan slide yang terdapat beberapa foto kenangan Pak Neran juga membuat suasana haru semakin terasa. Banyak kesan disampaikan oleh dosen maupun mahasiswa yang isinya bermacam-macam. Sosok Pak Neran yang tidak hanya mengajarkan teori mata kuliah, tetapi juga mengajarkan bagaimana belajar yang benar. Ketika materi yang beliau sampaikan tentang berdirinya FMIPA dan Jurusan Kimia khususnya, serta kendala yang selama ini dihadapi, banyak masukan serta harapan dari beliau yang hingga saat ini belum terwujud. Bagaimana kita sebagai mahasiswa MIPA, Kimia khususnya, bisa mewujudkan harapan beliau yang sebenarnya memiliki tujuan yang sangat baik. Salah satunya adalah mengembalikan tujuan awal didirikannya FMIPA di Universitas Jember. Banyak juga kritikan yang beliau sampaikan tanpa basa-basi, bahkan langsung dihadapan Bapak Dekan FMIPA. Inilah yang membuat banyak orang kagum akan sosok Pak Neran. Kira-kira begitu kesan yang disampaikan oleh beberapa undangan yang hadir. Selain itu, gayanya yang khas, serta kharisma yang berbeda dari dosennya membuat Pak Neran banyak meninggalkan kesan mendalam bagi dosen, teknisi, maupun mahasiswa. Kuliah umum yang rasanya sangat singkat itu akhirnya diakhiri dengan acara ramah tamah. Setelah semua undangan bersalaman dengan Bapak Neran dan Ibu, kemudian sesi foto-foto juga dilakukan. Dan kejutan yang diberikan oleh Pak Neran adalah dibukanya pintu rumah atau istilahnya open house bagi mahasiswa yang ingin konsultasi masalah kuliah denga beliau. Karena selama ini, yang banyak diketahui bahwa jarang sekali Pak Neran mau menemui mahasiswa di rumahnya. Tentu saja hal ini adalah kabar gembira, mengingat masih banyak sekali ilmu yang dapat kita gali jika berdiskusi dengan beliau. Kemudian acara ditutup dengan makan bersama. Dan tampak suasana makin akrab dan kekeluargaan semakin erat. Semoga Bapak Neran dapat terus mengabdikan ilmunya walaupun sudah tidak bertugas di Jurusan Kimia, dan dapat kembali ke Jurusan Kimia untuk berbagi ilmunya lagi melalui kuliah tamu atau seminar-seminar. Terima kasih Pak Neran... *queenbee
22.49 | | 0 Comments
Mohammad Bayu Setiawan, Gus Jember 2013
22.06 | | 1 Comments
Perjalanan “Gema Scienta Choir” Meraih Medali Perak untuk MIPA
Perjalanan “Gema Scienta Choir” Meraih Medali Perak untuk MIPA
Assalamu’alaikum wr.wb.
14.03 | | 0 Comments
SANG PERAIH MEDALI PERAK
20.11 | | 0 Comments
Artikel kerohanian
Apakah batu tersebut benar-benar ada? Benarkah itu foto asli?
Setelah beberapa lama mencari-cari kebenaran cerita dan foto tersebut, akhirnya ada kejelasan yang diperoleh dari forum diskusi berbahasa arab. Ternyata foto batu ini sudah tersebar jauh dan juga menimbulkan 'kehebohan' di antara mereka. Jika dalam versi Indonesia, embel-embel ceritanya adalah tentang kisah isra' mi'raj di atas, maka dalam forum berbahasa arab itu cerita pengiringnya berbeda. Tidak mengenai isra mi'raj. Di situ diceritakan bahwa batu ini berasal dari wilayah Al Hasa atau Al Ahsa (bukan Al Aqsa), di bagian timur Arab Saudi, di sebuah desa bernama Al Tuwaitsir. Sang batu, konon ceritanya, tiba-tiba melayang setinggi sekitar 10 cm di suatu hari di bulan April, tanpa sebab yang jelas. Seorang anggota forum tersebut menanggapi dengan menyatakan bahwa ia hidup di wilayah tersebut dan tidak pernah melihat ada batu yang terbang melayang. Ia pun kemudian memberikan foto-foto batu yang dimaksud.
Ternyata, memang batu tersebut ada, namun mempunyai penyangga di bawahnya.
Foto asli batu tersebut menunjukkan bahwa memang batu tersebut cukup unik. Pengambilan sudut pemotretan yang tepat, dilanjutkan dengan manipulasi hasil pemotretan dengan photoshop atau program pengolah gambar lainnya, orang dengan mudah menghilangkan penyangga tersebut untuk memberi kesan sebagai batu yang melayang di udara.
Berikut adalah foto-foto batu asli dari berbagai sudut pengambilan gambar:
Beberapa keraguan lain mengenai cerita batu terbang
1. Gambar batu terbang tersebut ‘too good to be true’, terlalu aneh untuk dipercaya. Ia melayang, ia terletak di tempat terbuka, dan dekat perumahan. Artinya, banyak orang akan menyaksikannya jika itu benar. Berita dari mulut ke mulut akan mengundang banyak orang, kru televisi, koran, dan radio tentu akan meliput dan menerbitkan gambar dan cerita batu terbang tersebut. Namun kenyataannya? Hanya ada satu jenis foto dengan keterangan samar tentang apa dan di mana batu tersebut.
2. Cerita tentang batu yang ingin terbang mengikuti nabi Muhammad juga kurang jelas asal-usul dan sandaran haditsnya. Adakah hadits shahih atau sumber terpercaya lainnya tentang peristiwa ini? 3. Sebagian orang menunjuk kepada bagian bawah dari gambar batu melayang, di bawah batu, di dalam bayangan. Mereka melihat dalam gambar yang lebih besar, berresolusi lebih tinggi, adanya tanda-tanda manipulasi. Ada yang dihapus pada bagian tersebut. -Kerohanian HIMAKI-
Di samping ini adalah gambar batu tersebut, tampak atas. Batu ini sama sekali berbeda dengan gambar batu di atas. Batu yang ini asli. Ia berada di Yerusalem, Palestina di wilayah Haram al Quds al Sharif. Batu inilah yang dilindungi dengan bangunan yang kita kenal sebagai simbol Palestina, yaitu Masjid berkubah Emas, Dome of the Rock, atau Qubah al Shakhra atau masjid Kubah Batu. Apakah batu ini melayang? Wallahua'lam. Jadi, semoga kita tidak terburu-buru percaya dengan cerita-cerita heboh, ajaib, yang diembel-embeli dengan kisah-kisah Islami atau dihubungkan dengan kekuasaan Allah. Jangankan cuma batu sebesar itu, Allah pun berkuasa untuk mengangkat bukit Thursina ketika mengambil sumpah kepada kaum Yahudi. Tetapi, kalau memang batu tersebut tidak melayang, tidak terbang, dan ternyata merupakan hasil manipulasi foto belaka, apakah kita akan tetap menyebarkan foto-foto tersebut? Apalagi kisah sang batu yang ingin ikut Nabi ke langit tersebut juga tidak jelas sumbernya. -Kerohanian HIMAKI-
01.18 | | 0 Comments
Popular Posts
-
Gus Bayu Membawa Piala Bergilir Bupati Jember ditemani supporter Luar biasa merupakan ungkapan yang layak diberikan kepada Mohammad Bay...
-
Olimpiade Mipa Perguruan Tinggi Tingkat Nasional 2013 telah diadakan di “Hotel Inna Garuda”, Yogyakarta. Pelaksanaan Olimpiade ini d...
-
Selamat kepada peserta yang dinyatakan lolos mengikuti lomba Chemistry Mini Project (CMP) ACETONE 2014. Berikut nama - nama tim yang ...
-
Secara umum sensor dibedakan menjadi dua jenis yaitu sensor fisika dan sensor kimia. Sensor fisika lebih kepada kemampuannya untuk mend...
-
Pada tanggal 16 november 2014 yang lalu, HIMAKI melakukan study banding ke kota Surabaya. Tujuannya yaitu ke Universitas Airlangga ...
-
Tiada kataTerlambat dalam Berorganisasi “Tiada kata terlambat dalam berorganisasi”, begitulah ujar ketua umum HIMAKI 2014. Nanang Sug...
-
Pertandingan Semi Final Voli Campuran Fisika Cup 2013 berlangsung Senin (13/05) di lapangan voli FMIPA Universitas Jember. Bermain dengan ...
-
Panduan Tata Cara Menjalankan Atau Menunaikan Ibadah Puasa – setelah anda mengetahui rukun wajib dan syarat puasa,juga niat puasa mungkin ...
-
Setelah melalui babak final yang diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2014 lalu, berikut ini kami lampirkan daftar pemenang beser...
-
#Apa itu Joomla? Joomla adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat atau membangun sebuah website dinamis yang dilengkapi b...







